Ir H Tifatul Sembiring
24 November 2009 · 1 Komentar
→ 1 CommentKategori: Tokoh
Ditandai: Ir Tifatul Sembiring
DR H Hidayat Nur Wahid, MA
7 November 2009 · & Komentar

→ 2 CommentsKategori: Tokoh
Ditandai: hidayat nurwahid
Apa setelah Ramadhan ?
18 Oktober 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Ust Syuaibul Huda
“Ada 2 hal anjuran yang alangkah baiknya kita lakukan setelah ibadah ramadhan. Pertama : meneruskan kebiasaan-kebiasan baik yang kita lakukan selama ramadhan seperti Puasa sunnah, Qiyamul lail, Tilawah Quran dll. Lakukan dengan penuh keikhlasan dan tidak memperlihatkan seolah dirinya yang paling baik / suci. Bahwa salah satu tanda orang beriman adalah senantiasa melaksanakan amal baik namun hatinya tetap khawatir. Justru kekhawatiran ini akan menjadikan dirinya tidak jatuh pada takabur / sombong. Hal ini sebagaimana yang diingatkan oleh Allah Swt dalam surat Al Mu’minuun ayat 60-61.

Yang kedua: Berbuat baik atau memperbaiki hubungan kepada masyarakat. Di manapun tetap memberikan kemanfaatan kepada sesama.” Demikian tausiah yang disampaikan oleh ustadz Syuaibul Huda pada acara inti halal bi halal dan silaturrahim dihadapan kader, simpatisan dan segenap keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera wilayah kecamatan Bae pada hari sabtu 17 Oktober 2009 di kantor sekretariat DPC PKS Kecamamatan Bae, Kudus. Anggota Majelis Pertimbangan Daerah Partai (MPD) PKS Kabupaten Kudus tersebut juga menambahkan selepas ramadhan kemarin kita kembali melanjutkan aktifitas mengaji dan silaturrahim.
Acara malam hari yang sejuk tersebut dihadiri sekitar seratusan peserta tersebut walau sederhana namun berlangsung khidmat. Juga diumumkan perolehan aksi penggalangan dana bencana gempa Padang pekan kemarin berhasik terkumpul kurang lebih 20 juta rupiah yang telah di salurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara setanah air yang sedang terkena musibah gempa Sumatera di wilayah Padang, Pariaman, Jambi dan sekitarnya.
→ Tinggalkan KomentarKategori: Hallo DPC · Taujih · Tokoh
Ditandai: setelah ramadhan, silaturahim, Syuaibul Huda
Relawan PKS
6 Oktober 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Telah menjadi kewajiban kita bersama, sesama manusia apalagi sesama anak bangsa untuk saling tolong menolong apabila saudara ada yang tertimpa musibah. Seperti yang telah dilakukan oleh segenap keluarga besar PKS di manapun mereka berada, bekerja sama dengan organisasi lain maupun pemerintah apabila ada musibah menimpa saudara kita, bersegera membantu dengan segenap dan semaksimal kemampuan yang ada. Mudah-mudahan amal kebajikan ini dapat meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.

akifitas relawan PKS di lokasi bencana gempa Sumatera
Aktifitas relawan PKS di lokasi bencana lainnya, klik di sini

→ Tinggalkan KomentarKategori: Berita Nasional · P2B PKS
Ditandai: peduli sesama, relawan PKS
Memaknai Idul Fitri
6 Oktober 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Setelah sebulan melaksanakan ibadah ramadhan, hampir sebagian besar umat Islam merasakan dan merayakan Idul Fitri atau syawal dengan berbagai cara. Biasanya masyarakat, lembaga sampai instansi pemerintah maupun swasta menyelenggarakan acara halal bi halal. Yang demikian itu baik adanya selama acara tidak berlebihan dan mencampur adukkan dengan hal-hal yang justru melanggar syariat. Alangkah lebih bijaksana sekiranya kita mampu memaknai idul fitri dengan benar.
“Syawal hendaknya difahami sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan ketaqwaan kita kepada Allah Swt . Jangan sampai salah mengartikan halal bi halal sebatas menutup rangkaian semangat beribadah kita selama ramadhan, untuk kemudian kembali melemah dalam beribadah”, demikan tausiah yang disampaikan oleh ustadz Suyoto pada acara inti halal bi halal dihadapan kader, simpatisan dan segenap keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera wilayah kecamatan Kaliwungu dan Gebog pada hari ahad 4 Oktober 2009 di gedung haji Kaliwungu, Kudus. Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai (MPD) PKS Kabupaten Kudus tersebut juga menambahkan hendaklah halal bi halal dapat digunakan sebagai ajang silaturahim dan konsolidasi dakwah, membangun kembali semangat beribadah.
Acara yang dihadiri sekitar 150 – 200 peserta tersebut walau sederhana namun berlangsung khidmat. Bahkan dari spontanitas sumbangan peserta halal bi halal terkumpul dana kurang lebih 500 ribu rupiah yang akan di salurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara setanah air yang sedang terkena musibah gempa Sumatera di wilayah Padang, Pariaman, Jambi dan sekitarnya.
Selamat kepada DPC Kaliwungu dan Gebog yang telah mengawali acara halal bi halal yang pada syawal tahun ini tidak diselenggarakan di tingkat DPD ( kabupaten ) namun diserahkan ke tingkat dapel atau DPC ( kecamatan). Insya Allah DPC / dapel lain segera menyusul.
→ Tinggalkan KomentarKategori: Hallo DPC · Tokoh
Ditandai: halal bi halal, makna idul fitri, suyoto

