Rumah Keluarga Indonesia (RKI)

            rkiBertempat di gedung Ngasirah Kudus, ahad 18 Desember 2011, Bidang Perempuan DPD PKS Kudus menyelenggarakan acara launcing Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dan talk show keluarga “Membangun Komunikasi untuk menjaga keharmonisan suami istri”. Menghadirkan nara sumber Ustadz Cahyadi Takariawan acara berlangsung dengan   sukses setelah sebelumnya diawali dengan sambutan ketua Bidang Perempuan dan ketua DPD PKS Kudus.

            Dalam  paparannya yang panjang lebar, pak Cah, panggilan familiar ust Cahyadi ini banyak mengingatkan kepada peserta yang sebagian besar pasangan suami istri kader tersebutuntuk memegang prinsip-prinsip membangun rumah tangga yang akan mengantarkan kepada tujuan berkeluarga. Tujuan berkeluarga dalam Islam di antaranya : meraih kebahagiaan di dunia dan  akherat, mendapatkan surga di dunia dan utamanya di akherat.

            Seiring berjalanya usia pernikahan, rasa suka kepada pasangan yang dulu demikian kuat, bisa saja memudar bahkan menghilang. Penyebabnya di antaranya banyak pasangan yang lebih suka memelihara kebencian dan dendam kepada pasangannya. Selain  itu hal yang penting juga adalah proses dan pola komunikasi pasangan dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada. “ Hasil survei membuktikan sebanyak 70 persen permasalahan rumah tangga disebabkan kegagalan berkomunikasi. Sedangkan, kegagalan komunikasi disebabkan karena faktor kultur, pemahaman , dan ketrampilan,” ujarnya. Dampaknya, timbullah perceraian dan perselingkuhan. Untuk itu, dibutuhkan cara supaya sebuah keluarga bisa utuh dan selalu bahagia.“Salah satunya dengan menguatkan visi keluarga, melengkapi peta kasih, meningkatkan ketrampilan, dan menciptakan kesepakatan,” jelas Cahyadi Takariawan, penulis sejumlah buku seri keluarga. Menurutnya, penguatan visi dalam keluarga sangat penting untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

            Visi merupakan pernyataan luhur atas cita-cita yang ingin diwujudkan dalam sebuah keluarga. “Selain itu, dengan visi yang kuat akan membawa menuju ke pulau harapan. Dengan menjaga visi akan menghindarkan keluarga dari penyimpangan, “ tegasnya. Untuk itu, jelasnya, visi dalam sebuah keluarga harus jelas. Di antaranya akan dibawa ke mana bahtera rumah tangga sebuah keluarga, tujuan akhir seperti apa yang ingin diwujudkan dalam kehidupan keluarga, serta kondisi seperti apa yang ingin dicapai dalam keluarga. Cahyadi menegaskan, banyak orang tidak konsisten terhadap visinya. Selain itu, langkah kehidupan yang ditempuh tidak membawa menuju visi tersebut. “ Maka konsistenlah dengan visi dalam sebuah keluarga supaya bisa bertahan lama dan bahagia, “ ujarnya.

            Selain itu, menurut Cahyadi, dalam memandang pasangan, fokuskan pada hal yang positif. Serta catat dan ingat kebaikan pasangan. “ Maafkan hal yang negatif dari pasangan, dan tidak perlu risaukan atau ributkan hal kecil dan sepele,” jelasnya. Pasangan harus mau berjanji untuk lebih fokus mengingat kebaikan pasangan , mudah memaafkan kekurangan pasangan, dan terus berusaha melakukan perbaikan.

            Antara laki-laki dan perempuan ungkapnya, memang banyak perbedaan. Diantara laki-laki cenderung menggunakan logika, perempuan cenderung menggunaan perasaan. Laki-laki menganggap penting keahlian, perempuan menganggap penting kebersamaan. Kemudian laki-laki berpikir menyelesaikan masalah, perempuan suka memberi nasehat tanpa diminta. Laki-laki merasa dicintai jika dipercaya, perempuan merasa dicintai jika diperhatikan. Laki-laki meringankan beban masalah dengan diam, perempuan meringankan beban dengan bicara. Laki-laki kurang suka ungkapan verbal, perempuan suka ungkapan verbal. Dan masih banyak perbedaan lainnya antara laki-laki dan perempuan.

            “ Sedangkan sikap yang dapat saling menjauh pasangan antara lain suka mengkritik, mencela, dan menyalahkan pasangan. Keluarga merupakan sebuah tim, dengan suami sebagai kepala tim. Untuk itu, sebagai tim harus ada kerja sama yang bagus dalam menunaikan kegiatan,” imbuhnya.

            Selamat atas launcing Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kudus, semoga dapat  menjadi sarana atau wadah bagi penyelesaian masalah dan utamanya mendukung tercapainya keluarga muslim Indonesia yang  sakinah,  mawaddah wa rohmah…

One response to “Rumah Keluarga Indonesia (RKI)

  1. semoga barokah dan bermanfaat bagi indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s